Teater Korek Kembali Gelar “Malam Persembahan”

Bekasi- Mengambil Tema kegelisahan keseharian kemanusiaan, Sang Sutradara Teater Korek Arie_Tog menyebut Plot-plotnya dalam Integritas Ruang Raung.

Ada Keadaan yang sangat dekat dan coba diterjemahkan oleh Generasi Teater Korek melalui pertanyaan tentang rasa kehilangan akan ruang, akan kodrat diri kemanusiaan. Mendiami ruang, memberi ruang. Berdalektika karena kodrati kemanusiaan.

Menuju Jalan Rahayuning Bawana tentu saja.

Aru elgete, Ketua Teater Korek berstatemen “Ruang-Raung merupakan jalan sunyi yang ditapaki orang-orang pemberani. Yakni, anak-anak remaja yang selalu melawan ketakutan. Mereka tidak takut pada kegelapan, keterasingan, dan ancaman-ancaman yang dapat memenjarakan kata-kata. Sebab, melalui jalan sunyi itu, mereka telah menemukan makna kehidupan.” dalam laman resmi Teater Korek¬†(30/11)

Proses latihan sudah nampak, hampir setiap hari para kreator, Tim Artistik dan Aktor sudah intens berproses. Di Ruang yang mereka sebut sebagai Laboratorium Teater Korek, Sebuah Ruangan yang lebih cocok disebut sebagai ruang meditasi, sisa-sisa reruntuhan.

Pementasan Malam Persembahan itu akan digelar pada Hari Jum’at, 22 Desember 2017 bertempat di Ruang Public Teater Korek, Universitas Islam, 45 (Unisma) Jl. Cut Meutia no 83 Kota Bekasi.

berikut publikasi internal yang redaksi dapatkan

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuh
Salam Budaya!!!

Abang-abang dan Mpok-Mpok yang saya banggakan. Terhitung mulai hari ini, 8 Desember 2017, pementasan Ruang-Raung pada 22 Desember 2017 di Laboratorium Teater Korek berarti tersisa 14 hari lagi. Jelang Hari H, tentu kami berharap ada masukan, saran, dan doa restu dari Abang-Mpok yang telah lebih dulu berproses di Ruang Laboratorium Teater Korek.

 

Teman-teman Teater Korek latihan setiap hari kecuali Minggu dan Senin. Barangkali Abang-Mpok berkenan hadir untuk sekadar ngopi sembari diskusi atau melihat proses latihan teman-teman Teater Korek, dengan senang hati dipersilakan.

Atas perhatian dari Abang-Mpok sekalian, diucapkan terima kasih.

Wallahul muwafiq ilaa aqwamith-thoriq
Walau Indonesia banyak konflik, tetapi Teater Korek tetap asik ūüėā

AYO BEKERJA!!!
Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *