PBNU Minta Penerbit Buku Yerusalem Ibu Kota Israel diberedel

Jakarta, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta penerbit buku yang menyebut Yerusalem sebagai ibu kota Israel diberedel. Pasalnya, hal itu diyakini dilakukan dengan sengaja.

“Dibredel bukunya. Harus dibuang. Bukan salah cetak itu,” kata Ketua PBNU Said Aqil Siroj di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat, 15 Desember 2017.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan dua buku dari penerbit yang berbeda memuat Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Penerbit itu yakni Yudhistira dan Intan Pariwara.

Buku itu diketahui sudah diterbitkan lama, yaitu antara 2009 atau 2010. Artinya sudah dipergunakan sebagai pembelajaran sejak 8 tahun yang lalu.

Said melihat ada penyusup yang sengaja mencantumkan informasi tersebut. Sementara sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengklaim sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel menjadi perdebatan.

“Ya (ada penyusup),” ucap Said.

(AZF)

Sumber : http://news.metrotvnews.com/politik/8Kyv0arN-pbnu-minta-penerbit-buku-yerusalem-ibu-kota-israel-diberedel

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *