PDI Perjuangan Lirik Eks Kapolda Jabar di Pilgub 2018

Jakarta, PDI Perjuangan belum menentukan pilihan hingga hari ini untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Namun, Wakil Sekretaris Jendral PDI P Eriko Soturduga melontarkan sejumlah nama yang dianggap potensial.

Salah satunya mantan Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan. Anton dinilai potensial meraup suara dalam pertarungan Pilgub Jabar 2018.

“Anton Charliyan itu eksternal itu menonjok. Dengan Iwa Karnia (Sekda Jawa Barat) juga,” kata Eriko saat dihubungi, Kamis, 28 Desember 2017.

Eriko juga sempat menyebut nama jagoan Partai Golkar dan jagoan dari Partai Demomrat, Dedy Mulyadi dan Dedy Mizwar. Selain itu, PDI P juga mengaku banyak memilki kader internal yang bisa diusung.

“Ada Mbak Puti Soekarnoputri, Sutrisno bupati Majalengka, TB Hasanuddin. Ada juga Rieke Diah Pitaloka,” beber Eriko.

Rieke, kata Erio masih punya peluang bagus di Jawa Barat. Pasalnya pada periode 2013 suara Rieke-Teten tak terlalu jauh ketinggalannya dibandingkan dengan yang lain.

“Suara Pantura sangat kuat. Jadi tergantung dengan strategi. Belum lain Bupati Bandung Barat. Ini sekarang yang sedang evaluasi, sudah bisa kita yakinkan,” tutup dia.

Peta Politik di Pemilihan Gubernur di Jawa Barat semakin cair. Baru-baru ini PKS, PAN dan Gerindra mengusung Mayjend (Purn) Sudrajat-Syaikhu. Padahal sebelumnya PKS berjanji akan mengusung Dedy Mizwar dalam Pilgub Jabar.

Selanjutnya nama Ridwan Kamil didukung oleh NasDem, PKB dan PPP. Nama Dedy Mizwar didukung oleh Demokrat dan nama Dedy Mulyadi didukung oleh Golkar.

(DMR)

Sumber : http://pilkada.metrotvnews.com/news-pilkada/dN6ry9PN-pdip-lirik-eks-kapolda-jabar-di-pilgub-2018

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *