Awal 2018, 95,60 Persen Warga DKI Dipastikan Gabung BPJS Kesehatan

PALMERAH — Pemprov DKI Jakarta bersama BPJS Kesehatan terus berusaha mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan terus mendorong masyarakat untuk bergabung menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Berdasarkan padanan data BPJS Kesehatan dengan Dukcapil pada bulan November 2017 jumlah penduduk DKI Jakarta yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sudah mencapai 8.141.263 jiwa.

Artinya, jumlah masyarakat yang telah mengikuti Program JKN-KIS hampir mencapai 78.78 persen dari jumlah penduduk DKI Jakarta, dengan kata lain masih terdapat sekitar 21.22 persen lagi masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS dan diharapkan akan terpenuhi sesuai dengan target.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari menyatakan, pada awal tahun 2018 telah dilakukan penambahan jumlah peserta di Kecamatan Ciracas sebanyak 33.270 jiwa dan aktif semenjak Januari 2018.

“Selanjutnya terhitung bulan Februari 2018 akan dilakukan penambahan peserta sebanyak 1.704.249 jiwa untuk seluruh wilayah DKI Jakarta,” kata Andayani di Puskesmas Ciracas, Jakarta Timur, Senin (15/1/2018).

Ia menambahkan, jika dilihat dari jumlah penambahan peserta, maka pada awal tahun 2018 jumlah penduduk DKI Jakarta yang telah tercover dalam program JKN-KIS sebanyak 9.878.782 jiwa atau 95.60 persen dari jumlah penduduk DKI Jakarta.

Andayani melanjutkan, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu juga sudah mengeluarkan instruksi khusus yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Inpres ini menginstruksikan kepada 11 pimpinan lembaga negara untuk mengambil langkah sesuai kewenangannya dalam rangka menjamin keberlangsungan dan peningkatan kualitas Program JKN-KIS.

Dari 11 pimpinan lembaga negara itu terdiri dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Menteri BUMN, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Jaksa Agung, Direksi BPJS Kesehatan, Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

“Sebelum instruksi tersebut dikeluarkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah lebih dahulu menyatakan komitmennya untuk melindungi seluruh penduduk DKI Jakarta dengan memberikan Jaminan Kesehatan kepada seluruh penduduk DKI Jakarta ke dalam program JKN-KIS BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Komitmen tersebut terlihat bahwa terhitung mulai tahun 2014 sejak awal mula program Jaminan Kesehatan dicanangkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan BPJS Kesehatan telah mendaftarkan penduduknya ke dalam program JKN-KIS.

“Dan kerjasama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan BPJS Kesehatan tersebut masih terjalin hingga saat ini,” sebut Andayani.

Khusus untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta, BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 653 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang terdiri atas 326 Puskesmas, 13 Dokter Praktik Perorangan, 1 Dokter Praktik Gigi Perorangan, 948 Klinik Pratama.

Selain itu, juga telah bekerja sama dengan 141 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 124 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya 17 Klinik Utama), 119 Apotek termasuk Instalasi Farmasi RS, serta 32 Optik.

Universal Health Coverage (UHC) dapat diartikan sebuah kondisi di mana semua penduduk bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa ada hambatan terutama dalam urusan pembiayaan. Akan tetapi, jika di DKI Jakarta sudah mencapai UHC, untuk hitungan seluruh daerah di Indonesia, angka yang dicapai baru sebesar 71 persen.

“Tingkat pemanfaatan JKN cukup tinggi sehingga harus dijaga sustainabilitynya. JKN minimal mencakup 95 persen namun demikian 31 Desember 2017, di Indonesia baru mencapai 71 persen sehingga diupayakan untuk mencapai UHC di Indonesia dibutuhkan peran seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, balai provinsi, dan lainnya,” jelas Bambang Wibowo, SpOG, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Sumber : wartakota.tribunnews.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *