Jalan di Tempat Normalisasi tanpa Target

MI/PIUS ERLANGGA

Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum mempunyai solusi konkret menghadapi warga yang menolak nilai ganti rugi dalam pembebasan lahan untuk normalisasi sungai-sungai di Jakarta. Padahal, normalisasi di 31 titik banjir sangat mendesak dan tidak bisa lagi ditawar.

Pascabanjir beberapa hari terakhir, Pemprov DKI tidak malu-malu lagi menyebut rencana merelokasi warga dalam proses normalisasi, meski tetap enggan memakai istilah penggusuran. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Teguh Hendrawan mengaku, sejauh ini pemprov hanya bisa mengupayakan dengan cara komunikasi.

“Masih terus kita komunikasikan dengan warga. Kalau ada hak warga dan mereka menolak lalu mengajukan gugatan langkah terakhir adalah konsinyasi,” kata Teguh, kemarin, tanpa menyebut target batas waktu proses komunikasi tersebut.

Berdasarkan evaluasi Dinas SDA ada 31 titik banjir di Kali Ciliwung, Pesanggrahan, dan Sunter yang belum tersentuh normalisasi. Efektivitas normalisasi, ujarnya, bisa dilihat dari titik yang sudah dinormalisasi dan menjadi bebas banjir. Salah satunya, Bukit Duri, Jakarta Selatan.

“Penyebab 31 titik itu rata-rata memang karena belum tersentuh normalisasi. Misalnya, seperti Gang Arus Rawajati, Pejaten, Bidara Cina, dan sebagainya. Masyarakat harus membuka mata normalisasi harus bener-benar jalan,” kata Teguh.

Normalisasi, diakuinya, pasti berdampak pada warga di bantaran sungai. “Kami punya fungsi untuk membebaskan lahan, memberi ganti yang punya alas hak. Bagaimana yang tidak punya? Kita relokasi ke rusun terdekat,” ujarnya.

Pengamat Perkotaan dari Universitas Trisakti, Nirwono Yoga, menyampaikan ada lima langkah penanganan banjir. Pertama, naturalisasi 13 sungai, bukan hanya normalisasi atau betonisasi.

Lalu, revitalisasi 44 waduk dan 14 situ, rehabilitasi saluran air seluruh skala, optimalisasi dan penambahan RTH, dan terakhir, optimalisasi lahan privat sebagai resapan air. “Intinya tidak ada air hujan yang terbuang, semua diresapkan atau ditampung,” paparnya. (Gan/J-4)

Sumber : mediaindonesia.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *