Nomor Urut Partai 3, Megawati Mengenang Masa Perjuangan PDIP

Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mendapat nomor urut 3 dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan angka tersebut merupakan lambang perjuangan dan kemenangan.

“Saya ingat sekali, nomor 3 adalah nomor ketika kami sedang berjuang. Jadi tiga itu metal, menang total,” ucapnya dalam Pesta Rakyat PDIP di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Ahad, 18 Februari 2018.

Nomor 3 pernah dipakai PDIP pada masa Orde Baru. Saat itu, nama partai ini adalah Partai Demokrasi Indonesia. Namun terjadi kisruh internal antara kelompok Suryadi dan Megawati. Kisruh ini berujung pada kasus penyerangan ke markas PDI di Jalan Diponegoro pada 27 Juli 1996. Peristiwa berdarah itu dikenal sebagai Kudatuli (Kerusuhan 27 Juli).

Megawati pun meminta anggota partai menyebarkan informasi nomor urut PDIP. Mereka juga diminta menggunakan angka tiga dalam kampanye. “PDI Perjuangan menang. Huruf ‘e’ dalam menang diganti dengan angka tiga,” katanya.

Partai politik yang lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pengundian nomor urut untuk Pemilu 2019 pada Ahad malam di KPU. Acara pengundian dihadiri para petinggi partai.

KPU meloloskan 14 partai politik untuk maju dalam Pemilu 2019. Partai tersebut antara lain Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai NasDem, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Hari Nurani Rakyat (Hanura). Partai lain adalah Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

KPU juga meloloskan partai baru, yaitu Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Berkarya, dan Partai Garuda.

Untuk menyambut pengumuman nomor urut partai, PDIP menggelar pesta rakyat berupa hiburan musik. Acara itu digelar di rumah dinas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Jalan Imam Bonjol Nomor 37, Menteng. Posisinya persis bersebelahan dengan gedung KPU.

Sumber : nasional.tempo.co

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *