PDIP Tunggu Anies Ubah Kebijakan Tanah Abang sebelum Interpelasi

Jakarta, Rencana hak interpelasi terhadap kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno semakin menguat. Fraksi PDIP sebagai penggagas memberikan tenggat waktu hingga minggu ini untuk segera mengubah kebijakan Pemprov, terutama soal penataan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengembalikan Tanah Abang seperti semula paling lambat pekan ini. Jika tidak interpelasi akan dikirim ke pimpinan DPRD.

“Kami menunggu perubahan kebijakan Pak Anies yang ingin kembalikan Jalan Jatibarukepada fungsi yang sebenarnya. Mungkin minggu ini clear, target kami. Semua tanda tangan dan ajukan pimpinan (DPRD),” kata Gembong, Rabu (28/2).

Gembong menyebut, dari 15 anggota DPRD DKI terdiri dari ari berbagai fraksi PDIP, Nasdem, PKB, PPP yang sepakat mengajukan interpelasi. Untuk Demokrat dan Hanura, gembong menyebut akan menyusul merapat untuk ikut mengajukan interpelasi.

Menurutnya, persyaratan pengajuan hak interpelasi sudah dipenuhi oleh dewan. Mengacu pada UU MD3 nomor 17 tahun 2014 Pasal 330, hak interpelasi bisa diusulkan oleh sedikitnya 15 orang anggota DPRD provinsi dan lebih dari satu fraksi untuk DPRD provinsi yang beranggotakan di atas 75 orang.

Adapun total keseluruhan kursi anggota DPRD DKI periode 2014-2019 adalah 106 kursi anggota dari 10 partai politik.

Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Ongen Sangaji mengaku dibujuk oleh Fraksi PDI Perjuangan dan Partai NasDem untuk mengajukan interpelasi. Namun, ia mengaku belum menentukan sikap dan membutuhkan koordinasi dengan pihak dewan pimpinan pusat (DPP).

“Interpelasi harus berkoordinasi dengan DPP Hanura. Jadi saya tidak bisa mengambil kebijakan sendiri, harus kordinasi dengan DPP,” kata Ongen

Sementara itu, Anies enggan mengomentari ihwal interpelasi yang akan diajukan. (OL-6)

Sumber : mediaindonesia.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *