22 Sekolah Cagar Budaya di Jakarta Rusak

Jakarta, Sebanyak 24 sekolah di DKI Jakarta termasuk dalam bangunan cagar budaya. Namun, 22 di antaranya masuk dalam kategori rusak hingga rusak berat.

Kepala Dinas Pariwisata Tinia Budiati mengatakan 22 sekolah tersebut telah berdiri lebih dari 25 tahun dan belum pernah direnovasi. Kini, seluruh bangunan tersebut dalam pengawasan.

“Mereka rata-rata tidak peduli kalau itu bangunan cagar budaya yang harus dijaga,” kata Tinia, di Jakarta Pusat, Senin, 19 Februari 2018.

Tinia berniat mengaudit seluruh bangunan sekolah tersebut. Ia berencana akan menggandeng Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“Kami sudah memberikan rekomendasi dan seharusnya mereka mengusulkan untuk perawatan dan rehabilitasi ke Disdik,” ungkap Tinia.

Sebanyak 24 sekolah yang termasuk cagar budaya adalah SMPN 1 (Cikini), SMKN 1 (Budi Utomo), SMAN 1 (Budi Utomo), SMKK 27 Negeri (Pasar Baru), SDN 01 Manggarai Utara, SND Palmerah 07 Pagi, SMPN 22, SMAN 19, SMPN 32, Sekolan Santa Maria, SDN 01 Menteng, SMA 3 PSKD, SMPK 3 Penabur, SMA 1 PSKD, Sekolah Santa Ursula, SMPN 5, SMK Kartini Nusantara, Sekolah Vincentius, SMON 14, SDN Gunung 05 Pagi, SMPN 3, Yayasan Perguruan Kris, SDN Menteng 02, dan SDN Gondangdia 01.

“SMPN 1 Cikini itu statusnya aman meski sudah lama,” pungkas Tinia.

Sumber : news.metrotvnews.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *