Pasangan TB – Anton Janji Bangun 4 RS Rujukan Baru di Jabar

Bandung – Pasangan TB Hasanuddin – Anton Charliyan akan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Jawa Barat. Keduanya berjanji akan membangun empat rumah sakit rujukan baru bila dipecaya memimpin Jabar lima tahun ke depan.

Cagub Jabar TB Hasanuddin mengatakan sejauh ini rumah sakit rujukan di Jabar hanya ada dua yakni Rumah Sakit Hasan Sadikin dan Al Ihsan. Sementara di provinsi lain, seperti Jawa Tengah atau Jawa Timur punya lebih dari enam rumah sakit rujukan.

“Kita ini punya rumah sakit yang rujukan provinsi ada dua. Padahal penduduknya lebih dari 40 juta jiwa. Jateng saya lihat punya lebih dari enam,” kata saat dihubungi, Jumat (2/3/2018).

Melihat tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan di Jabar, pasangan yang diusung PDIP tersebut berencana membangun empat rumah sakit rujukan baru. Rencananya keempat rumah sakit tersebut tersebar di beberapa wilayah.

“Kita rencana nanti bangun di wilayah barat, selatan, timur dan utara,” ungkap dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan kemgkinan besar untuk rumah sakit baru di wilayah timur akan dibangun di Majalengka. Pasalnya, sambung dia, dengan adanya Bandara International Jawa Barat (BIJB) kebutuhan pelayanan kesehatan meningkat.

Tidak hanya membangun kesehatan saja, kata dia, tenaga medis spesialis juga akan di sebar ke beberapa daerah di Jabar. Hal itu dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan optimal secara menyeluruh.

“Saya akan dorong dengan insentif buat dokter spesialis satu bulan Rp 20 juta. Supaya mau di daerah. Jangan mau di kota besar saja,” tutur dia.

Realisasi pembuatan empat rumah sakit ditargetkan bisa rampung selama lima tahun. Ia memastikan fasilitas dan kualitas bangunan dan SDM akan setara rumah sakit rujukan yang ada sekarang.

“kualitasnya harus lebih dari RS daerah,” imbuh jendral purnawirawan TNI ini

Selain itu, TB pun menyoroti peran puskesmas. Hasil pengamatannya, dari 1050 puakesmas yang ada di Jabar, hanya 205 yang punya kemampuan rawat inap. Belum lagi kelangkaan dokter spesialis di Puskesmas.

“Kita ingin kemampuan rawat inap puskesmas bertambah. Saat ini hanya ada 20 persennya saja,” jelas dia

Untuk mewujudkannya, TB memperkirakan membutuhkan anggaran Rp 6,1 miliar untuk penambahan fasilitas di sejumlahpuskesmas agar bisa menyediakan layanan rawat inap.”Ditambah Rp 3 miliar bisa ditambah dengan fasilitas pengecekan jantung, gigi dan lain lain,” kata TB.

Sumber : news.detik.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *