Pengesahan RPJMD Pemprov DKI Diinterupsi Fraksi PDIP

JAKARTA — DPRD DKI Jakarta resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Pengesahan RPJMD menjadi Perda itu diwarnai interupsi dari Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono (10/4)

Dalam rapat paripurna di gedung DPRD itu, Gembong mengatakan, PDIP memberikan catatan terkait RPJMD yang telah diketok tersebut. Pertama, kata dia, terkait pengentasan RW kumuh di Jakarta. Dalam RPJMD, target DKI sampai 2022 membereskan 23 RW dari 223 RW.

“Yang kami persoalkan datanya, datanya dari BPS itu tahun 2013, ini sudah tahun 2018. Jangan-jangan RW kumuh tinggal tiga. Ini yang harus dipastikan,” kata dia, Selasa (10/4).

Catatan kedua, lanjut Gembong, terkait pembangunan rumah susun milik (rusunami) yang berkaitan dengan program rumah DP nol rupiah. Pemprov DKI, menurutnya, harus memiliki rencana yang jelas terkait jumlah hunian yang ditargetkan untuk dibangun.

Yang lebih penting selain pembangunan rusunami, kata dia, adalah pembangunan rumah susun sewa (rusunawa). Hal itu untuk memberikan hunian terhadap masyarakat yang tidak mampu membeli hunian milik karena pendapatan yang tidak memenuhi syarat untuk rumah DP nol rupiah.

“Jadi bukan hanya menyediakan rusunami karena tanah di Jakarta makin mahal. Rakyat bawah hanya bisa sewa. Rusun sewa juga hrs ada target. Yang ada duit bisa beli, yang nggak ada bisa sewa,” ujar dia.

Selain itu, kata Gembong, adalah terkait program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Gembong meminta Gubernur dan Wakil Gubernur, Anies Baswedan-Sandiaga Uno memperjelas program tersebut terkait sasaran yang ingin dicapai.

“Soal lima tahun yang ingin kita capai, KJP Plus, plusnya di mana? Kata Pak Gubernur plusnya anak usia sekolah. Jadi semua anak usia sekolah, dari SD, SLTP sampai SLTA, harus bebas biaya pendidikan,” katanya.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi itu diawali penyampaian hasil pembahasan raperda tentang RPJMD dan tiga raperda lainnya. Penyampaian dibacakan anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Merry Hotma. Usai dibacakan, Prasetio meminta persetujuan anggota dan akhirnya disetujui.

Di kesempatan yang sama, Anies diberi kesempatan untuk menanggapi catatan dari PDIP. Dia memastikan masukan tersebut akan menjadi catatan baginya untuk menjalankan program-program tersebut. Ia mengakui pentingnya memastikan bahwa semua warga Jakarta mendapatkan akses pada perumahan.

“Kita akan menyiapkan agar semua punya kesempatan, bahkan mereka yang memiliki baru bisa siap sewa kita siapkan skema pada suatu saat mereka bisa memiliki rumah yang mereka sewa,” ujar dia.

Selain RPJMD, ada tiga raperda lain yang disahkan. Ketiganya yakni raperda tentang Perindustrian, raperda tentang Perpasaran, dan Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya. Menurut Anies, keempat Raperda yang telah disahkan memiliki peran penting dalam pembangunan di Ibu Kota.

Anies mengatakan, ditetapkannya raperda mengenai RPJMD akan menjadi pegangan bagi Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi masalah di Jakarta. RPJMD juga akan menjadi landasan dalam penyelenggaraan pembangunan kota dalam lima tahun ke depan yang nantinya diturunkan dalam rencana kerja tahunan.

Ditetapkannya raperda tentang Perindustrian menjadi perda, kata Anies, diharapkan dapat memberikan kepastian berusaha, mewujudkan persaingan usaha yang sehat, mencegah pemusatan atau penguasaan industri oleh suatu kelompok perseorangan yang berpotensi merugikan masyarakat.

Selain itu, pengesahan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan berusaha, perluasan kesempatan kerja, serta memberikan kepastian hukum dan panduan kebijakan bagi pemerintah daerah, pelaku industri dan masyarakat dalam penyelenggaraan industri di Jakarta.

Sementara pengesahan raperda tentang Perpasaran dan Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya menjadi perda diharapkan dapat menumbuhkan dampak positif mengenai eksistensi dan keberlangsungan pasar-pasar rakyat. Selain itu juga menata dan membina pedagang kecil, pedagang menengah, toko kelontong, serta koperasi agar semakin tumbuh dan berkembang.

Sumber : Republika.co.id

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *