PDIP Kritik Anies-Sandi Lewat Pantun di Paripurna DPRD DKI

Jakarta – Fraksi PDIP mengkritik gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswean-Sandiaga Uno dalam rapat paripurna DPRD DKI terkait rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) DKI periode 2017-2022. Dalam pantun tersebut, PDIP berharap agar Anies-Sandi buat program yang realistis untuk bisa dilaksanakan.

“Jalan-jalan ke Ragunan, jangan lupa mampir ke kelurahan Penjaringan, buat program jangan sekedar dasar keinginan, tapi harus program yang membumi dan mungkin bisa dilaksanakan,” ujar anggota DPRD DKI Fraksi PDIP William Yani dalam rapat paripurna di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).

Ada beberapa hal yang disoroti PDIP dalam paripurna itu. Salah satunya yakni PDIP mempertanyakan nasib RPTRA di kepemimpinan Anies-Sandi.

“Apakah pembangunan Taman Maju Bersama dan Taman Pintar itu termasuk RPTRA di setiap wilayah Kelurahan termasuk Perpustakaan di dalamnya? Kami mengusulkan agar pembangunan RPTRA atau apapun namanya saat ini dilanjutkan agar berkeadilan, dan manfaatnya sangat baik bagi warga kota Jakarta menambah RTH,” ujar William.

Terkait pengelolaan sumber daya air, air limbah, dan sampah, PDIP juga meminta agar pemprov DKI menggratiskan biaya penyedotan tinja di lingkungan padat penduduk. Kemudian, menyarankan agar normalisasi 13 sungai dilanjutkan termasuk sodetan Ciliwung ke KBT.

“Kami mengusulkan agar penyedotan tinja dan air limbah rumah tangga di lingkungan padat penduduk biayanya digratiskan atau ditangung oleh APBD, PD PAL JAYA,” jelas William.
(idn/dkp)

news.detik.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *