Pembangunan Papua dan Papua Barat masuk program prioritas 2019

Jakarta – Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menegaskan bahwa pemerintah telah mencanangkan lima prioritas nasional yang dijabarkan dalam 24 program prioritas dalam rencana kerja pemerintah (RKP) 2019.

Lima prioritas nasional itu meliputi pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar, pengurangan kesenjangan antar wilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman, penguatan nilai tambah ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, pemanfaatan ketahanan energi pangan dan sumber daya air, serta stabilitas keamanan sosial dan kesuksesan pemilu.

Program ini merupakan upaya pemerintah mengurangi kesenjangan antar wilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman. Salah satunya yaitu dengan meluncurkan dengan Lima Program Prioritas. Isi program ini salah satunya adalah percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat.

Menurut Menteri Bambang, dalam Program Prioritas Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat, kegiatan prioritas yang akan dilakukan antara lain adalah peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, serta peningkatan akses dan kualitas pelayanan pendidikan kontekstual Papua.

“Tiga kegiatan prioritas lainnya adalah pengembangan komoditas unggulan dan pariwisata hulu hilir, peningkatan infrastruktur dasar, TIK, dan konektivitas antarprovinsi, kabupaten/kota, distrik dan kampong, serta peningkatan tata kelola dan kelembagaan,” ujar Menteri Bambang di Jakarta, Senin (7/5).

Menteri Bambang menjelaskan, dalam RKP 2019, pemerintah menetapkan sasaran makro pembangunan tahun 2019 antara lain menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4-5,8 persen, tingkat kemiskinan 8,5-9,5 persen, rasio gini 0,38-0,39, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 71,89, dan tingkat pengangguran terbuka 4,8-5,2 persen.

Menurut Bambang, tahun 2019 merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMN 2015-2019. RKP 2019 fokus pada optimalisasi pemanfaatan seluruh sumber daya (pemerintah, swasta, perbankan), untuk mengejar pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan nasional dalam RPJMN 2015-2019.

Sebelumnya, pada tanggal 30 April 2018, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan acara Musrenbangnas RKP 2019. Acara tersebut dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, serta para pimpinan Lembaga Negara, para Menteri dan Kepala Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, para Gubernur, para Bupati/Walikota, serta para pemangku kepentingan pembangunan lainnya.

Melanjutkan tahun sebelumnya, kebijakan penyusunan RKP 2019 yang mengusung tema ‘Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas’ tetap menitikberatkan pada perkuatan pelaksanaan prinsip Money Follows Program melalui pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS). [idr]

merdeka.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *