Unjuk Rasa di Perbatasan Gaza, 2 Warga Palestina Tewas

GAZA CITY – Unjuk rasa yang digelar warga Palestina di sepanjang perbatasan memakan korban. Pasalnya, dua warga Palestina tewas ditembak tentara Israel.

Hal itu disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (18/8/2018), dua warga Palestina yang tewas itu diidentifikasi sebagai Karim Abu Fatayer (30) dan Sadi Moamer (26). Keduanya tewas saat ikut unjuk rasa pada Jumat (17/8) waktu setempat.

Fatayer disebut tewas ditembak di dekat kota Bureij, Jalur Gaza bagian tengah. Sedangkan Moamer tewas ditembak di dekat Rafah, Gaza bagian selatan.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan, bahwa keduanya tewas usai ditembak di bagian kepala. Selain itu, sedikitnya 270 warga Palestina lainnya luka-luka dalam unjuk rasa itu. Sekitar 70 orang di antaranya terkena luka tembakan dari tentara Israel.

Secara terpisah, militer Israel mengakui tentaranya melepas tembakan dalam sejumlah insiden di perbatasan dengan Gaza. Namun mereka mengaku tak tahu soal adanya korban jiwa akibat tembakan itu.

Sejak Maret hingga saat ini tercatat 171 warga Palestina di Gaza tewas akibat tembakan tentara Israel. Bentrokan terjadi diperbatasan.

Sementara itu, dari pihak Israel, sejauh ini satu tentaranya tewas akibat tembakan sniper Palestina pada Juli lalu.

Militer Israel dan militan di Gaza, termasuk Hamas, telah tiga kali terlibat konflik sejak tahun 2008. Ketegangan kembali memuncak sejak Maret lalu dan memicu kekhawatiran akan pecahnya konflik baru.
Penulis:Ralian

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *