Persiapan Piala AFF, PSSI Dapuk SUGBK sebagai Markas Timnas

JAKARTA – Tim nasional Piala AFF akan berlangsung pada 8 November sampai15 Desember 2018. Indonesia sebagai tuan rumah akan tergabung di Grup B bersama dengan Thailand, Filipina, Singapura, dan pemenang playoff antara Brunei Darussalam vs Timor Leste.

Wakil ketua umum PSSI Joko Driyono menegaskan untuk mempersiapkan Piala Asia Tenggara tertinggi itu, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta akan digunakan sebagai markas timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018.

Pada Piala AFF, lanjut Joko, edisi kali ini akan menggunakan format berbeda yakni home away. Indonesia yang ada di Grup B akan melakoni laga home di SUGBK saat melawan pemenang play off,pada13 November dan Filipina 25 November.

Sementara melawan Singapura akan digelar 9 November, dan Thailand (17 November) skuat Garuda akan melakoni laga away.

Dia mengemukakan, Piala AFF senior diakui sudah fix dan bisa pastikan kalau SUGBK akan menggelar laga kandang bagi timnas. Semua event yang ada di Jakarta sudah selesai jadi PSSI sudah bisa menggunakan stadion itu.

“Ya intinya semua laga home timnas akan dimainkan di SUGBK,” kata Joko Driyono.

Seusai membidani tim Indonesia Asian Games U-23, PSSI mendapuk pelatih Luis Milla Aspas untuk menukangi tim senior yang akan berlaga di Piala AFF 2018. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut belum memberikan jawaban atas permintaan dari PSSI itu.

Rencananya, PSSI akan memperpanjang kontrak Luis Milla selama satu tahun setelah tugasnya selesai bersama timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.

Dalam ajang terbesar se-Asia Tenggara, Luis Milla dibilang cukup berat lantaran harus membawa Timnas Indonesia meraih gelar juara yang belum pernah didapatkannya sejauh ini.

Untuk itu, PSSI meminta kepada Milla agar segera membentuk kerangka Timnas Indonesia sebelum 11 September 2018.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, mengatakan kemungkinan besar Milla tidak hadir dalam pertandingan itu karena dia masih berada di Spanyol setelah gagal membawa Timnas U-23 Indonesia menembus empat besar Asian Games 2018.

Kabarnya PSSI menunjuk Bima Sakti serta Danurwindo sebagai pelatih sementara. Duet itu akan menggantikan Milla dan sekaligus membentuk kerangka Timnas Indonesia.

“Sebelum 11 September kerangkanya sudah harus ada. Masalah yang menanganinya itu Luis Milla atau tidak, itu masalah teknis karena ini tim senior,” kata Tisha.
Penulis: Lukman

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *