Yusril: Demi Kepentingan Bangsa Jokowi Tidak Perlu Cuti Bila Maju Capres

JAKARTA – Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan di Pasal 6 UU Nomor 42 Tahun 2008, diatur pejabat negara yang mencalonkan diri sebagai calon Presiden wajib mundur dari jabatan.

Namun, Yusril mengatakan, ketentuan itu tidak berlaku bagi Presiden dan Wakil Presiden sebagai petahana. Hal yang sama diatur juga dalam pasal 170 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Padahal UU Nomor 42 Tahun 2008 itu sudah resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi berdasarkan Pasal 571 huruf a UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang diberlakukan sejak tanggal 16 Agustus 2017,” kata Yusril, saat dihubungi, Sabtu (8/9/2018).

Sehingga, dia menilai, presiden petahana Joko Widodo atau siapapun demi kepentingan bangsa dan negara tidak perlu berhenti atau mengajukan cuti.

Dia menegaskan, berbagai meme yang hanya mengutip sepotong UU Nomor 42 Tahun 2008, padahal UU itu sudah tidak berlaku lagi, adalah meme yang menyesatkan dan berbahaya bagi keselamatan bangsa dan negara.

“Khususnya dalam menyongsong Pemilu serentak tahun 2019 yang akan datang,” tambahnya.

Penulis: Ralian

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *